Profil Sarjana

Program Studi (PS) Kimia UIN Sunan Kalijaga merupakan institusi pendidikan yang menyelenggarakan pendidikan dan pengajaran bidang sains kimia untuk mahasiswa    strata 1 (S1). Prodi ini didirikan berdasarkan SK Presiden RI No. 50 tahun 2004 dan memiliki akreditasi A dari BAN-PT. Pelaksanaan pendidikan dan pengajaran sebagai komponen tri darma perguruan tinggi di lingkungan PS Kimia mengacu pada visi-misi prodi yang selaras dengan visi-misi fakultas dan universitas. Visi-misi tersebut merupakan acuan dalam merumuskan rencana induk pengembangan, rencana strategis pencapaian, serta kurikulum pengajaran dan pendidikan mahasiswa.

Rencana induk pengembangan yang selanjutnya disingkat RIP PS Kimia telah disusun untuk mewujudkan visi-misi PS Kimia yang telah ditetapkan, yakni “Unggul dan Terkemuka dalam Pengembangan dan Pemaduan Keilmuan Bidang Kimia Berdasarkan Wawasan dan Nilai-Nilai Keislaman bagi Peradaban”. Pelaksanaan RIP tersebut dibagi dalam 5 tahap, yakni:

  1. Tahun 2014-2018:  Capacity Building Focus
  2. Tahun 2019-2023:  Education and Publication Quality Focus
  3. Tahun 2024-2028:  Research Quality Focus
  4. Tahun 2029-2033:  Contribution Focus
  5. Tahun 2034-2038:  Consistent on Quality Focus

Setiap tahap dirinci dalam bentuk strategi pencapaian dan indikator kinerja yang dituangkan dalam dokumen Renstra lima tahunan PS Kimia. Renstra pertama yang disusun oleh PS Kimia adalah Renstra 2014-2108 yang merupakan tahap Capacity Building Focus. Pada bulan Februari 2018, PS Kimia kembali menyusun Renstra kedua untuk tahun 2019-2023 untuk tahap Education and Publication Quality Focus. Fokus pengembangan tersebut pada bidang kimia halal.

Kurikulum pendidikan dan pengajaran sebagai salah satu instrument dan perangkat yang digunakan untuk mewujudkan visi-misi tersebut disusun dalam roadmap keilmuan yang khas yakni keilmuan halal bidang kimia terkait dengan pangan, lingkungan, dan material. Penyusunan kurikulum PS Kimia sejak tahun ajaran 2020/2021 telah mengacu secara penuh pada Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI), SNPT, integrasi interkoneksi keilmuan UIN Sunan Kalijaga dan kampus merdeka.

Kurikulum PS Kimia dilaksanakan dalam beberapa bentuk mata kuliah, yakni mata kuliah mayor meliputi penciri nasional dan UIN Sunan Kalijaga (21 sks) serta penciri PS Kimia (68 sks) dan mata kuliah minor berbasis kampus merdeka (60 sks). Secara khusus mata kuliah mayor dirancang dengan konsep integrasi interkoneksi keilmuan sehingga menjadikan lulusan PS Kimia UIN Sunan Kalijaga berbeda dengan lulusan kampus lain. Perbedaan tersebut berkaitan dengan kemampuan dalam mengintegrasi dan menginterkoneksikan konsep Sains dan Islam, baik teori maupun prakteknya, khususnya dalam bidang kimia halal.

Hasil dari pelaksanaan kurikulum tersebut menjadikan lulusan PS Kimia dapat berkarya dan diterima dengan baik oleh pengguna lulusan, khususnya bidang yang berkaitan dengan Penyelia Halal Kimia. Bidang ini merupakan kompetensi utama lulusan PS Kimia di dunia kerja. Kompetensi lainnya yang diharapkan bagi lulusan PS Kimia adalah Akademisi Bidang Kimia, Quality Control, dan Pengelola Limbah. Selain itu, lulusan PS Kimia dapat melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi untuk mengembangkan ilmu yang telah diperoleh.

Sebagai komponen pelaksana, dosen dan tenaga kependidikan PS Kimia adalah SDM yang berkualitas dengan kompetensi dan kualifikasinya masing-masing. Dosen tetap yang sesuai dengan bidang keahlian PS Kimia sebanyak 11 orang. Dosen ini akan dibantu oleh dosen tetap yang bidang keahliannya bukan kimia dan beberapa pakar sebagai narasumber dalam kegiatan seminar dan kuliah umum. Selain itu, PS Kimia juga melibatkan pakar dari perguruan tinggi lain sebagai payung keilmuan beberapa mata kuliah.

Pelaksanaan  tugas masing-masing dosen, baik dosen tetap dan tidak tetap dibantu oleh tenaga kependidikan yang terintegrasi dengan fakultas, laboratoium, dan perpustakaan. Jumlah tenaga kependidikan yang aktif terkait dengan PS Kimia sebanyak 56 orang. Hubungan kerja masing-masing pihak ini diatur berdasarkan ketetapan dan aturan yang baku sehingga manajemen dan tata pamong di lingkungan PS Kimia dapat berjalan secara rapi dan bertanggung jawab.

Tugas kerja masing-masing pihak difasilitasi dengan dana yang cukup serta sarana dan prasarana yang memadai. Sumber dana tersebut berasal dari dana APBN, BOPTN, BLU, dan mitra kerjasama. Dengan dana tersebut, pengadaan dan pemiliharaan sarana dan prasarana di lingkungan PS Kimia dapat dimaksimalkan. Sarana dan prasarana tersebut meliputi gedung fakultas yang dibagi berdasarkan fungsi ruang,  perpustakaan, laboratorium kimia, komputer, dan bahasa, poliklinik, convention hall, gedung serbaguna, student centre, sport venue, bank office, swalayan, tempat parkir, kamar mandi, dan lain-lain. Masing-masing gedung tersebut dilengkapi fasilitas komputer, jaringan telepon dan teknologi informasi yang memadai, serta pendingin ruangan yang memberikan suasana nyaman dalam beraktivitas.

Selain untuk pengadaan dan pemiliharaan sarana dan prasarana, dana tersebut dimanfaatkan pula untuk berbagai kegiatan prodi, baik kegiatan operasional maupun kegiatan pengembangan dan pembinaan sivitas akademika PS Kimia. Sebagian besar kegiatan-kegiatan tersebut dirancang untuk semua sivitas akademika seperti kegiatan pendidikan dan pengajaran, penelitian, pengabdian, seminar, dan kuliah umum. Sebagian lagi, dana tersebut digunakan untuk kegiatan yang bersifat khusus, seperti pelatihan untuk dosen dan tenaga kependidikan atau bimbingan dan pelatihan softskill untuk mahasiswa. Kegiatan-kegiatan ini bertujuan untuk memaksimalkan potensi masing-masing sivitas akademika dalam kinerja dan aktivitasnya.

Contoh kegiatan untuk mahasiswa adalah sosialisasi pembelajaran (SOSPEM) di perguruan tinggi yang diadakan pada awal semester pertama. Setelah aktif dalam kegiatan perkuliahan, mahasiswa memperoleh pelatihan teknologi informasi dan  bahasa asing, pelatihan instrumentasi, praktek kerja lapangan, kunjungan industri, seminar tugas akhir, dan lain-lain. Kegiatan-kegiatan ini, selain kegiatan perkuliahan dan ekstrakurikuler menjadikan mahasiswa PS Kimia lebih unggul dan cakap dalam mengembangkan potensinya. Parameter keunggulan tersebut adalah reputasi dan prestasi yang telah diraih oleh mahasiswa dan lulusan.

Upaya memaksimalkan potensi masing-masing sivitas akademika diwujudkan pula dengan cara memaksimalkan penggunaan teknologi informasi  yang dilaksanakan dan difasilitasi oleh PTIPD UIN Sunan Kalijaga. Saat ini, semua kegiatan akademik di UIN Sunan Kalijaga baik kegiatan pengajaran dan pendidikan, penelitian, serta pengabdian telah terintegrasi pada akademik.uin-suka.ac.id untuk dosen dan mahasiswa. Fasilitas teknologi informasi yang juga telah dimaksimalkan oleh UIN Sunan Kalijaga adalah sistem e-learning, SUKA-Mail, SUKA-Administriva, SUKA-Executiva, Koleksi Digital, SUKA-TV , Radio-FM, IP-TV Broadcasting, IP-Telephony, IP-Camera, Google & Live@edu Corner, Data Center, Network Operation Center (NOC), Video Conference, Studio foto, Studio Audio-Visual, dan lain-lain.

Upaya lain yang dilakukan untuk mendukung dan mengembangkan kompetensi dosen dan mahasiswa adalahmenjalin kerjasama dengan instansi yang relevan, baik dalam maupun luar negeri. Beberapa dosen dan tenaga kependidikan memperoleh hibah untuk penelitian dan pengabdian masyarakat. Hasil kerjasama tersebut adalah kegiatan berskala nasional dan internasional serta produk akademik yang telah dipublikasikan/diseminasikan kepada masyarakat. Kerjasama dengan instansi luar diwujudkan pula oleh mahasiswa seperti praktek kerja lapangan, kunjungi industri, studi banding, dan lain-lain.

Kegiatan-kegiatan tersebut merupakan upaya untuk membentuk mahasiswa yang unggul berdasarkan bidang keahliannya. Kegiatan tambahan bagi mahasiswa untuk membentuk mental kerja yang kuat adalah melibatkan mereka dalam pelaksanaan praktikum baik sebagai asisten praktikum maupun asisten laboran. Kegiatan ini telah berjalan sejak tahun 2008 dan memberikan manfaat nyata, khususnya bagi lulusan yang telah bekerja di dunia industri sebagaimana diungkapkan oleh lulusan PS Kimia dalam acara temu alumni.

Terkait dengan alumni, PS Kimia menjalin kerjasama yang baik dengan organisasi alumni, yakni IKASUKA-Kimia (Ikatan Keluarga Alumni UIN Sunan Kalijaga – Kimia). Organisasi ini telah berdiri sejak tahun 2012 dan telah memberikan kontribusi yang nyata untuk pengembangan PS Kimia, misal memberikan bantuan buku untuk ruang referensi laboratorium, mengadakan pelatihan kimia komputasi, mengadakan pelatihan karya tulis ilmiah, mengadakan kuliah tamu, serta terlibat dalam penyelenggaraan beasiswa alumni di tingkat fakultas.

Kelebihan dan peluang yang dimiliki PS Kimia sebagaimana telah diungkapkan di atas merupakan bekal penting dalam mewujudkan tri darma perguruan tinggi. Upaya tersebut diwujudkan dengan semangat berkarya dan berkontribusi oleh setiap sivitas akademik. Harapannnya, semangat tersebut dapat membantu untuk mengikis beberapa kelemahan dan ancaman yang mengurangi produktivitas kerja.

Secara umum, kelemahan dan ancaman tersebut berkaitan dengan status PS Kimia sebagai lembaga pendidikan tinggi yang relatif masih baru sehingga reputasi dan kinerja SDMnya belum tersosialisasi dengan baik. Kelemahan ini menyebabkan animo calon mahasiswa baru dan mitra kerja sama untuk menjadi bagian atau terlibat dalam kegiatan PS Kimia masih kecil. Selain itu, status PS Kimia sebagai lembaga pendidikan di bawah Kemenag menyebabkan perbedaan fasilitas dan akses perkembangan debandingkan dengan lembaga pendidikan lain di bawah Kemenristek-Dikti. Kondisi ini mempengaruhi kinerja sivitas akademika PS Kimia dalam berkarya.

Untuk mengatasi hal tersebut, PS Kimia yang manajemenya terintegrasi dengan pihak fakultas berusaha untuk membuka diri melalui hubungan kerjasama dengan beberapa pihak. Selain itu, PS Kimia juga berusaha meningkatkan kompetensi dosen dan tenaga kependidikannya melalui program studi lanjut, pelatihan, dan lain-lain, termasuk memaksimalkan potensi dan kemampuan mahasiswa serta alumni. Harapannya, program-program tersebut menjadi modal bagi PS Kimia untuk unggul dan terkemuka dalam pengembangan dan pemaduan keilmuan bidang kimia berdasarkan wawasan dan nilai-nilai keislaman bagi peradaban.