Pelatihan Manajemen Laboratorium Tipe A

Keselamatan kerja di laboratorium merupakan usaha atau tindakan pencegahan agar dalam kegiatan di laboratorium terhindar dari kecelakaan. Sehubungan dengan kebolehjadian munculnya bahaya di dalam kegiatan laboratorium, maka mahasiswa perlu mengetahui bahaya yang ditimbulkan oleh benda- benda atau barang-barang yang ada di laboratorium dan memahami dan mampu memperlakukan alat dan bahan secara aman.
Ruangan laboratorium yang memenuhi standar adalah salah satu faktor untuk menghindari kecelakaan kerja. Syarat tersebut meliputi kondisi ruangan, susunan ruangan, kelengkapan peralatan keselamatan, nomor telepon penting (pemadam kebakaran, petugas medis dan lain-lain).
Alat keselamatan kerja harus selalu tersedia dan dalam kondisi yang baik. Terutama kotak P3K dan alat pemadam api. Berikan juga nomor telepon penting seperti pemadam kebakaran dan petugas medis supaya saat terjadi kecelakaan yang cukup parah dapat ditangani dengan segera. Berikan juga lembaran tentang cara penggunaan alat pemadam api dan tata tertib laboratorium.
Laboratorium harus memiliki jalur evakuasi yang baik. Laboratorium setidaknya memiliki dua pintu keluar dengan jarak yang cukup jauh. Bahan kimia yang berbahaya harus ditempatkan di rak khusus dan pisahkan dua bahan kimia yang dapat menimbulkan ledakan bila bereaksi.
Ruangan laboratorium yang memiliki sistem ventilasi yang baik. Proses keluar masuk udara yang stabil. Sirkulasi udara segar yang masuk ke dalam ruangan. Keduanya harus diperhatikan dengan baik. Semakin baik sirkulasi udara, maka kondisi laboratorium juga akan sehat. Seperti halnya rumah, sirkulasi udara berada pada posisi utama dan tidak dapat dikesampingkan begitu saja.
Prosedur keselamatan di laboratorium sangat penting untuk diperhatikan mengingat hasil penelitian menunjukkan telah terjadi kecelakaan kerja dengan intensitas yang mengkhawatirkan yaitu 9 orang/hari. Kecelakaan saat kerja umum berlangsung meskipun mahasiswa sudah bekerja dengan hati-hati.
Keselamatan semua pihak merupakan tanggung jawab semua pengguna laboratorium. Namun, banyak mahasiswa yang meremehkan risiko kerja, sehingga tidak menggunakan alat-alat pengaman walaupun sudah tersedia. Laboratorium merupakan ruangan yang memiliki risiko yang cukup besar, karena banyak terdapat bahan kimia yang merupakan bahan mudah meledak, mudah terbakar, beracun, dan lain-lain. Selain itu terdapat juga benda mudah pecah dan menggunakan listrik sehingga semua pihak harus sangat berhati-hati dalam menggunakan laboratorium.
Kegiatan yang akan dilaksanakan adalah pelatihan bagi mahasiswa Angkatan 2019 dan Angkatan 2020 dan fasilitator praktikum terkait keselamatan dan dasar-dasar di laboratorium kimia, sehingga mahasiswa dapat melaksanakan praktikum dengan baik. Kegiatan ini akan dilaksanakan secara Daring dengan link zoom pada tanggal 12-13 Agustus 2021.