Kuliah Umum Kimia 2018

Jogja (2018). Asesor LPPOM MUI Yogyakarta, Nanung Danar Dono baru-baru ini menyebutkan berbagai produk yang mengandung babi.
Ia pun meminta masyarakat waspada dan lebih teliti dalam memilih produk.
"Kandungan babi terdapat pada makanan, minuman, kosmetik, hingga minuman," jelas Nanung berdasarkan rilis yang diterima Tribunjogja.com Senin ini (09/04/2018).
Nanung yang juga merupakan Direktur Halal Center UGM pun menyebutkan bagian babi yang digunakan dalam berbagai produk.
"Pada makanan, biasanya lemak babi digunakan untuk memberi rasa gurih dan aroma wangi. Biasanya ada pada mi, bakso, kue-kue dan sebagainya," ungkap Nanung.
Selain lemaknya, tulang babi juga sering digunakan dalam industri makanan dan minuman.
Menurut Nanung, gelatin yang berasal dari tulang dan kulit babi digunakan sebagai pengenyal permen serta bahan untuk es krim.
Bahkan penggunaannya merambah hingga industri obat, di mana gelatin digunakan sebagai bahan kulit kapsul.
Salah satu produk yang kentara dan bisa dilihat asal bahannya adalah kuas pengoles makanan.
Menurut Nanung, bulu-bulu kuas biasanya berasal dari bulu babi.
"Ciri-cirinya akan ada tulisan 'bisold' pada kuas. Apabila dibakar asapnya akan berwarna putih," jelas Nanulung.
Pemaparan Nanung ini pun sudah disampaikan di hadapan ratusan mahasiswa Fakultas Sains dan Teknologi (FST) UIN Sunan Kalijaga.
Ketua Prodi Kimia FST UIN Suka, Dr. Hi. Susy Yunita Pranawati M.Si menyebut bahwa seminar ini sebagai wujud kepedulian pihaknya untuk menambah wawasan mahasiswa mengenai produk halal dan non-halal.
"Kami juga berharap Pak Nanung bisa menginspirasi berbagai penelitian baru di bidang pangan dan kimia," ujar Susy